Network Automation Lab – Initial Setup

Dalam lab ini kita akan membuat initial setup untuk basic topology network automation dengan Ansible di GNS3. Diasumsikan Ansible sudah terinstal dan semua image sudah tersedia di GNS3.

Configuration for Router R1

Setting IP Address di interface ethernet0/0

Setting password, domain name dan line vty untuk keperluan setting SSH

Generate RSA key dan Modulus

Configuration for Network Automation Appliance

Setting network interface di linux network automation, uncomment lines di bagian DHCP.

Karena tidak ada fitur restart services, stop appliance dan start kembali (restart manual) device linux network automation.

Configure Hosts File

Masih di linux automation device, kita akan set host file untuk Ansible.

Directory /etc

Tambahkan ip R1 di file hosts yang di directory /etc/:

Untuk mengecek apakah sudah ada konektifitas dan file host diatas sudah berfungsi, kita coba ping dari linux automation host ke R1

Dengan DNS

Dengan IP Address

Kemudian kita cek apakah ada host yang sudah terconfig di file host

Karena belum ada host yang ditambahkan di file hosts di direktori /etc/ dan di file ansible hosts, maka masih belum ada yang match.

Edit file /etc/hosts dan tambahkan host selain R1

192.168.122.100 R1
192.168.122.101 R2
192.168.122.103 S1
192.168.122.104 S2

Create host file on root directory

Sekarang kita akan buat host file yang akan digunakan untuk inventory device apa saja yang akan dimanage oleh Ansible. File ini berbeda dengan file hosts di direktori etc yang digunakan untuk mapping ip address dan device name (fungsi DNS).

Cek apakah file sudah berhasil di-create

Create ansible configuration file at root directory

Buat configuration file di direktori root dengan nano lalu isi sebagai berikut:

Dalam lab ini, value dari parameter host_key_checking bernilai false, saat production untuk alasan security best practicenya adalah diset true.
File tempat host yang digunakan adalah file hosts di root directory –> ./hosts
Timeout ssh = 5 menit.

Check host yang dikonfigurasi:

Sampai tahap ini, initial setup sudah selesai.

Referensi:
  • https://ansible-tips-and-tricks.readthedocs.io/en/latest/ansible/commands/
  • https://ansible-tips-and-tricks.readthedocs.io/en/latest/ansible/inventory/
Changing Name Server on Cisco ISE 1.2 Deployment

Leave a Reply

Your email address will not be published / Required fields are marked *